Senin, 18 November 2013

Perulangan

A.      Pengertian perulangan

Perulangan adalah sebuah perintah yang di input untuk mengulang kondisi yang dibuat sebanyak yang diinginkan.

B.       Bentuk perulangan

1.      For, Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya.
  •      Contoh sintax 
int i;
for (i=1; i<=5; i++)
{
printf("Sarilia");
printf("\n");
}

==>Outputnya

Ket:
Dari contoh sintax sederhana tersebut, saya ingin mengulang apa yang saya tampilkan(printf("Sarilia");) sebanyak 5x. Nah kalau saya menggunakan perintah printf, maka akan terlalu banyak, maka dari itu bisa menggunakan perulangan for. Dengan menggunakan perulangan for, tinggal kita masukkan kondisi pada for, berapa kali ingin kita ulang.

2.      While, Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui.
  • Contoh sintax
int i;
while (i<=10)
{
printf("\n\Sarilia = %d",i);
i++;
}
         
==>Outputnya

Ket:

  • Pengulangan berisi dua instruksi, printf("\n\Sarilia = %d",i); dan i++; 
  • Kondisi pengulangan adalah i<=10, maka pengulangan boleh dimasuki.
  • i harus terdefinisi nilainya sebelum pengulangan dilaksanakan pertama kali. Karena itu, pada bagian inisialisasi, i diisi dengan nilai 1. 
  •  Intruksi yang merubah nilai peubah kondisi adalah pernyataan i++;. Pernyataan ini mencacah jumlah pengulangan, sehingga jika i>10, pengulangan dihentikan.

3.      Do-while, do-while memiliki pengecekan kondisi yang terletak setelah statement perulangan.
  •  Contoh sintax
int i;
do
{
printf("\n\sarilia = %d",i);
i++;
}
while(i<=10);

==>Outputnya


Ket:
            Sebenarnya, pengulangan do-while hampir sama dengan perulangan while.

4.      Perulangan bersarang, merupakan perulangan didalam perulangan.

·         Contoh sintax

           int i,j;
for (i=1; i<=5; i++)
{
for (j=1;j<=5;j++)
{
printf ("%d",j);
}
printf("\n");
}

è Outputnya


Ket:
Dari program tersebut, bahwa ada dua kondisi yaitu pada statement pertama dan kedua. Apabila pada kondisi kedua telah selesai di eksekusi, maka akan kembali lagi mengeksekusi kondisi pertama sampai selesai mengeksekusi semua kondisi.

C.      Contoh program

1.      Program pertama

int n,s;
for(s=1; s<=5; s++)
{
   for(n=1; n<=s; n++)
   {
   printf("%i",n);
   }
   printf("\n");
}

==>Outputnya


2.      Program kedua

int n,s;
for(s=5; s>=1; s--)
{
             for(n=1; n<=s; n++)
             {
             printf("%i",n);
             }
             printf("\n");
}

==>Outputnya



3.      Program ketiga

int a,b;
for(b=1; b<=5; b++)
{
               for(a=1; a<=b; a++)
               {
               printf("%i",a);
               }
               printf("\n");
}
///=====================
int n,s;
for(s=5; s>=1; s--)
{
               for(n=1; n<=s; n++)
               {
               printf("%i",n);
               }
               printf("\n");
}
  
==> Outputnya
 


4. Program keempat

#include<stdio.h>

void hitungluas();
void hitungkeliling();
void hitungvolume();
void hitungluaskubus();
main()
{
hitungluas();
hitungkeliling();
hitungvolume();
hitungluaskubus();
return 0;
}

void hitungluas()
    {
        int r;
        int phi=3.14;
        float luas;
        printf("1. Menghitung Luas Segitiga\n\n");
        printf("masukkan jari-jari :");
        scanf("%d",&r);
        luas=2*(r*r);
       
        printf("Luas=%1.2f\n\n",luas);
       
    }
   
    void hitungkeliling()
    {
        int r;
        int phi=3.14;
        float keliling;
        printf("2. Menghitung Keliling Segitiga\n\n");
        printf("masukkan jari-jari :");
        scanf("%d",&r);
        keliling=(2*phi*r);
       
        printf("Keliling Lingkaran=%1.2f\n\n",keliling);
       
    }

void hitungvolume()
    {
        int panjang;
        int lebar;
        int tinggi;
        float volume;
        printf("3. Menghitung Volume Balok\n\n");
        printf("masukkan panjag :");
        scanf("%d",&panjang);
        printf("masukkan lebar :");
        scanf("%d",&lebar);
        printf("masukkan tinggi :");
        scanf("%d",&tinggi);
        volume=panjang*lebar*tinggi;
       
        printf("volume=%1.2f\n\n",volume);
       
    }
   
void hitungluaskubus()
    {
        int sisi1;
        int sisi2;
        float luas;
        printf("4. Menghitung Luas Kubus\n\n");
        printf("masukkan sisi1 :");
        scanf("%d",&sisi1);
        printf("masukkan sisi2 :");
        scanf("%d",&sisi2);
        luas=6*sisi1*sisi2;
        printf("luas=%1.2f\n",luas);
       
    }




==> Outputnya

   
       
       
       
        



 






0 komentar:

Posting Komentar