Senin, 11 November 2013

Tipe Data dan Operator

A. Defenisi Tipe data

 Tipe data adalah Sebuah Objek yang dapat menyimpan sebuah nilai dan dapat dilakukan operasi terhadap nilai yang disimpan tersebut.

B.             Contoh tipe data
1.         Integer, untuk merujuk kepada tipe data apapun yang merepresentasikan bilangan bulat, atau beberapa bagian dari bilangan bulat.
2.         Float, merupakan tipe data yang digunakan variabel untuk menampung bilangan desimal atau pecahan (ber-koma)
3.         Real, adalah bilangan yang berisi titik desimal. Dalam Pascal paling sedikit harus ada satu digit sebelum dan sesudah titik desimal, tidak boleh ada koma dan nilainya bisa positif atau negatif.
4.         Character, digunakan untuk mendefinisikan tipe data yang nilainya merupakan himpunan karakter yang dikenal komputer seperti yang tersaji dalam tabel ASCII.
5.         String , tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter.
6.         Array, adalah kumpulandarinilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama Nilai-nilai data disuatu array disebut dengan elemen-elemen array Letak urutan dari elemen-elemen array di tunjukkan oleh suatu subscript atau indek.

C.             Macam-macam tipe data

1.       Tipe data dasar, adalah sebuah tipe data yang langsung sudah ada pada setiap bahasa pemrograman.

=>Contohnya :
a.              Bilangan Logik, adalah sebuah bilangan yang akan menghasilkan nilai true atau false ketika dilakukan operasi logika. Lebih dikenal dengan nama boolean .

b.             Bilangan Bulat , biasanya disimpan dengan menggunakan tipe Integer.


=>Operasi yang dapat dilakukan :
a.              Operasi Aritmatika
        1. A + B ; 
        2. A – B;
        3. A * B; 
        4. A div B;  
        5. A mod B;
b.             Operasi perbandingan
  1. < 
  2.  
  3. > 
  4.  = 
c.              Bilangan Riil, biasanya Digunakan untuk menyimpan bilangan yang mengandung pecahan. Di Bahasa C Dikenal dua tipe untuk bilangan riil yaitu :
  1. Float, merupakan tipe data yang digunakan variabel untuk menampung bilangan desimal atau pecahan (ber-koma).
  2. Boolean, merupakan tipe data yang mana hanya dapat di isi true (1, benar) dan false (0, salah).
Ø   Operasi yang dapat dilakukan :
a.         Operasi Aritmatika
  1.     +  ; 
  2.    – ; 
  3.  *; 
  4. div; 
  5. mod;
b.        Operasi perbandingan
            1.  <
            2.   
            3. >
            4.  
            5.  =  
c.              Karakter , adalah sebuah tipe data yang dapat menyimpan semua huruf abjad, semua tanda baca, dan karakter khusus lainnya. Disimbolkan dengan tipe data char. Biasanya enggunakan satu tanda kutip ‘ ’ .

d.             String,  biasanya digunakan untuk menyimpan kumpulan dari berbagai karakter. Atau juga bisa diartikan sebagai sebuah tipe data yang bisa menyimpan sekumpulan karakter dengan satu nama. Biasanya dugunakan kutip ganda “ ”.
Ø   Operasi yang dapat dilakukan :
a.         Operasi perbandingan
            1. < 
            2.  
            3. >
            4.  
            5.  = 
2.       Tipe Data Bentukan, adalah tipe data yang dibuat sendiri oleh user. Dapat dibuat dari satu atau lebih tipe data dasar
Ø  Contoh  
  1.  Tipe data dasar yang diberi nama dengan nama tipe baru  berguna agar lebih mudah diingat oleh programmer. Nama tipe data ditentukan sendiri oleh programmer.      Contoh
  • Type Bilangan Bulat : integer
  • Type karakter : char
2.  Tipe terstruktur, adalah tipe yang berbentuk rekaman. Tipe terstruktur dapat menyimpan data dengan tipe data yang berbeda dengan satu nama yang sama.
  •  Contoh
§  Type AkunBank : record
Ø   Nama : String
Ø   Saldo  : float
Ø   Tanggal_dibuat : integer

3.       Konstanta, adalah tipe data yang data nya tidak dapat diubah nilainya saat program dilaksanakan. Const  phi =3.14.

D.      Hirarki Operator
  • Div, mod
  •  /
  • *
  • +,-
E.       Operator Relasional(And dan  Or).

 

a.     Operator AND, berfungsi untuk melakukan operasi AND pada
bit-bit nilai operan.

b.    Operator OR, berfungsi untuk melakukan operasi OR
pada bit-bit nilai operan.

F.    Contoh coding tipe data :

1.       Program 1

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
                int a=10;
                float b=10;
                char c='a';
                printf("nilai bilangan bulat adalah : %d\n",a);
                printf("nilai pecahan %.2f\n",b);
                printf("nilai char %c\n",c);
                return 0;
               
}

outputnya :

2.       2.     Program 2

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
                int alas=10;
                int tinggi=10;
                float luas;
                luas=(alas*tinggi)/2;
                printf("luas adalah : %.2f",luas);
                return 0;
               
}

outputnya :

3.       3.      Program 3

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main ()
{
                int alas;
                int tinggi;
                float luas;

printf("masukkan alas : ");
scanf("%d", &alas);
printf("masukkan tinggi : ");
scanf("%d",&tinggi);
luas=(alas*tinggi)/2;
printf("luas adalah : %.2f",luas);
return 0;
}

outputnya :

4.       4.      Program 4

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
                int r=14;
                int phi=3.14;
                float keliling;
                keliling=(2*phi*r);
                printf("dik :\n");
                printf("r = 14 cm\n");
                printf("phi = 3.14\n");
                printf("dit : keliling ?\n\n");
                printf("jawab  :\n");
                printf("kelilinglingkaran adalah : %.2f",keliling);
                return 0;
}

outputnya :

5.       5.       Program 5

#include<stdio.h>
#include<conio.h>

int main ()
{
                int r;
                int phi=3.14;
                float keliling;

printf("masukkan jari-jari : ");
scanf("%d", &r);
keliling=(2*phi*r);
printf("keliling_lingkaran adalah : %.2f",keliling);
return 0;
}

outputnya:
  • Keterangan coding dari beberapa program tersebut :
1.       %d dan %i, fungsi coding ini untuk menampilkan nilai dari tipe data integer.
2.       %f, fungsi coding ini untuk menampilkan nilai dari tipe float.
3.       %c, fungsi coding ini untuk menampilkan karakter.
4.       \n,fungsi coding ini untuk enter.
5.     Scanf, merupakan sebuah fungsi dalam file header <stdio.h> juga yang berfungsi untuk menerima inputan dari user.
6.   &, coding ini berfungsi untuk menampilkan inputan yang dimasukkan/diatur oleh programmer.
7.   int, coding ini berfungsi untuk menampilkan nilai dari integer(bilangan bulat).
8.   float, coding ini berfungsi untuk menampilkan nilai float(pecahan).
9.   char, coding ini berfungsi untuk menampilkan karakter.
10.  printf, coding ini berfungsi untuk menampilkan inputan.








0 komentar:

Posting Komentar