Kamis, 06 November 2014

Poltek Rangers


Tema                             : Lingkungan
Tokoh                            : 5 orang
  1.  Bayu Rakasiwi Elsya (Ranger Bayu)
  2. M. Ihsan Alipudin(Ranger Ican)
  3. Rica Damayanti Putri(Gorgom)
  4. Sarilia(Ranger Sari)
  5. Yudi Saputra(Zekrom)
Permasalahan          : Monster sampah yang menyerang pemukiman warga
Perwatakan            
  1. Zekrom(Antagonis,Ambisius)
  2. Ranger Bayu(Bertanggung Jawab, Kuat, Berani)
  3. Gorgom(Patuh,Antagonis)
  4. Ranger Sari(Baik Hati, Berani)
  5. Ranger Ican(Gagah,Berani)
Figuran             : Masayrakat dan Anak Buah Gorgom
Latar tempat    
  • Tempat pembuangan sampah
  • Planet Antariksa
  • Lapangan terbuka
  • Markas
  • Pemukiman warga
  • Ruangan 
Latar waktu   :
  • Malam
  • Pagi
  • Siang


Poltek Rangers

Bumi adalah tempat tinggal bagi jutaan makhluk hidup, termasuk manusia.  Dulunya merupakan planet bersih, hijau dan tanpa polusi. Namun, dengan seiring berjalannya waktu, banyak manusia yang acuh dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Lambat laun Planet Bumi menjadi kotor, penuh dengan polusi.

Di dekat pemukiman warga terlihat tumpukan sampah yang cukup banyak, ada tiga orang mahasiswa yang sedang berbincang-bincang mengenai masalah lingkungan. Ya, tentu saja mereka Poltek Rangers. Mereka mempunyai kekuatan super untuk melindungi Bumi dari kehancuran.

Ranger Ican                  : “Hemmm...manusia zaman sekarang, sampah dibuang sembarangan, Bumi semakin tidak sehat.
Ranger Bayu                 : “Iya, sama sekali tidak menyadari akan pentingnya kebersihan lingkungan. Lihat, sekarang ruang hijau semakin sedikit dan udara semakin buruk. Jika dibiarkan terus menerus seperti ini, dampaknya akan diterima oleh generasi mendatang.”
Ranger Sari                   : “Dari pada bicara terus, lebih baik kita bersihkan sampah-sampah ini.”
Ranger Bayu dan Ican  : “Ayo!”

            Walaupun anggota Poltek Rangers membersihakan tempat tersebut, tetap saja semakin lama sampah di tempat lain  bertambah banyak karena ulah manusia yang tidak pernah peduli dengan lingkungan pemukiman mereka.

            Sementara itu di antariksa, terdapat sekumpulan makhluk jahat. Mereka tidak bisa hidup di lingkungan yang bersih. Tetapi, melihat lingkungan di Bumi yang semakin mengkhawatirkan, sehingga menyebabkan mereka semakin mudah untuk bertahan hidup dan berencana menguasai Bumi.

Zekrom                         : “Hahahaha.... akhirnya keadaan di Bumi semakin tidak sehat. Sudah saatnya untuk menguasai Bumi. Sekarang aku sudah siap dengan pasukan ku. Hei Gorgom kesini!“
Gorgom                         : (Dengan suara latah)“I-iiya bos, a-aada apa?”
Zekrom                         : “Aku perintahkan kamu untuk menyerang Bumi besok, hancurkan semua makhluk Bumi dan buat lingkungan mereka semakin tercemar, agar kita bisa hidup dan mengusai Bumi!”
Gorgom                         : “S-ssiap Bos ! l-llaksanakan!”

            Keesokan harinya pasukan Monster mulai menyerang Bumi. Pasukan monster tersebut di pimpim oleh Gorgom yang merupakan anak kapak Zekrom.

Gorgom                         : “Hai para manusia, aku akan menghancurkan kalian semua, akan kupenuhi Bumi ini dengan sampah. Ku perintahkan untuk seluruh pasukan ku, hancurkan lingkungan sekitar, tebarkan sampah-sampah, tebang semua pohon, agar Bumi semakin panas dan manusia tidak bisa hidup disini lagi. Hahahaha…

            Gorgom pun mulai menyerang ke setiap sudut kota. Masyarakat pun berlari ketakutan.
            Kring... . suara alarm dari ponsel ajaib para rangers pun berbunyi, menandakan ada bahaya yang sedang menyerang kota mereka.

Ranger Bayu                 : “Teman-teman, ada masalah di kota. Pasukan Gorgom sedang menyerang kota”.
Ranger Sari                   : “Oke, kita langsung kesana saja kalau begitu”.
Ranger Ican                  : “Baik !”

              Pasukan Rangers pun langsung menuju kota. Disana sudah ada Gorgom dan pasukannya sedang merusak lingkungan. Melihat lingkungan dirusak, para Poltek Rangers tidak tinggal diam.

Ranger Bayu                 : “Hei monster jelek, apa yang kamu lakukan?
Gorgom                         : “Diam kalian manusia bodoh, rasakan ini!” (Gorgom menembaki Poltek Rangers dengan laser).
Ranger Ican                  : “Awas!”

              Para Rangers berhasil menghindari serangan Gorgom.

Ranger Bayu                 : “Kalau sudah seperti ini, apa boleh buat, ayo teman-teman kita berubah!”
Ranger Sari dan Ican    : (Menganggukan kepala)
Ranger Sari, Bayu dan Ican    : “Poltek Rangers...! Berubah”

              Akhirnya Poltek Rangers menunjukkan wujud aslinya. Saat mereka berubah, kekuatan dan pertahanan mereka meningkat drastis disbanding manusia biasa.

Gorgom                         : “Hah.. ternyata kalian Poltek Rangers.”
Ranger Bayu                 : “Kalau kami sudah berubah, kami takkan terkalahkan.
Gorgom                         : “Hahaha, jangan sombong dulu anak muda. Ayo pasukanku, serang mereka!”
Ranger Bayu                 : “Ayo, teman-teman, kita selesaikan ini dengan cepat”
Ranger Sari dan Ican    : “Baik!”

              Pertarungan sengitpun dimulai. Para Rangers melawan puluhan pasukan monster. Tapi, karena mereka mempunyai kekuatan super, beberapa pasukan monster tersebut dapat dikalahkan dengan mudah.

Ranger Ican                  : “Hahaha, ternyata tidak sesulit yang kupikirkan, ini terlalu mudah. Hei Gorgom !, jangan bercanda dengan kami”
Gorgom                         : “Ternyata kalian tidak bisa diremehkan, lawan kalian selanjutnya adalah aku. Ayo pasukan ku, kita serang lagi mereka!
Ranger Sari                   : “Baik, siapa takut. Kami akan menghancurkan semua musuh yang menghadang.”

              Dengan bebarapa pasukan yang masih tersisa Gorgom menyerang para Rangers. Para Rangers terlalu meremehkan kekuatan Gorgom, mereka hampir kewalahan menghadapi jurus-jurus yang dikeluarkan Gorgom. Namun, akhirnya Gorgom dapat dikalahkan.

Gorgom                         : “Arghh... kenapa aku bisa kalah, akan kuba-....” (Gorgom pun meninggal di tempat)
Ranger Bayu                 : “Teman-teman, kalian tidak apa-apa?
Ranger Sari                   : “Kami baik-baik saja.”
Ranger Ican                  : “Untunglah para monster itu sudah kita kalahkan.”
Ranger Bayu                 : “Ayo kita kembali!

              Ketika Poltek Rangers hendak kembali ke markas, tiba-tiba datang laser dari atas langit.

Ranger Bayu                 : “Teman-teman, awas!

              Merekapun terkena laser tersebut dan terpental di udara. Ternyata yang menembakkan laser tersebut adalah Zekrom Bigbos dari para monster.

Ranger Ican dan Sari    : “Aaarrrrhh....!.”

Ranger Ican dan Sari pun melemah.

Ranger Ican dan Sari    :”(Terengah-engah)
Ranger Bayu                 :”Teman-temaaan..! kalian tidak apa-apa?”
Zekrom                         : “Hahahaa....! . Semua ini belum berakhir. Aku pasti akan mengalahkan kalian”
Ranger Bayu                 :”Aku pasti akan mengalahkan kamu Zekrom”(Muka sinis).
Zekrom                         : Duaaar...(Menyerang ke arah Ranger Ican)
Ranger Bayu                 : Wiisss...(Mengelak)

              Pertarungan pun semakin sengit, jurus demi jurus dikeluarkan oleh masing-masing. Ranger Ican pun mengeluarkan jurus andalannya.

Ranger Bayu                 : (Berlari kearah Zekrom)

Serangan dari Ranger Bayu pun bertubi-tubi. Akhirnya Zekrom dapat dikalahkan.

              Setelah Zekrom musnah, para Raider pun berubah menjadi manusia biasa lagi. Mereka pun menyambangi masyarakat yang sedang bersembunyi karena ketakutan. Ranger Ican pun memberikan arahan kepada masyarakat.

Ranger Bayu                 : “Kita harus mengambil pelajaran dari kejadian ini, kita tidak boleh membuang sampah sembarangan. Kita harus menjaga lingkungan pemukiman kita sendiri.”
Masyarakat                   : “ Iya, kami akan menjaga lingkungan ini dari sampah. Kami tidak akan membuang sampah sembarangan lagi.”
Ranger Bayu                 : “Baiklah !, kami harus pergi dulu. Masih banyak yang harus kami tangani.”
              Para Rangers pun pergi meninggalkan pemukiman warga tersebut. Dan sekarang masyarakat pun mulai membiasakan untuk membuang sampah ke tempat yang benar. Dan Zekrom tidak pernah muncul lagi. Daerah tersebut aman dari gangguan Zekrom sang monster sampah.

Tamat

Kesimpulan :
Dari cuplikan drama diatas, kita simpulkan bahwa monster Zekrom diibaratkan sebagai dampak negatif yang disebabkan oleh tumpukan sampah. Sedangkan Rangers sebagai masyarakat yang peduli lingkungan.

Amanat         :
Bumi itu sebagai tempat tinggal berbagai makhluk hidup. Jadi, kita harus menjaga Bumi dari kehancuran. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk Bumi, seperti membuang sampah pada tempatnya.apa yang kita lakukan untuk Bumu pasti akan ada dampaknya, baik itu dampak negatif maupun positif.

0 komentar:

Posting Komentar