Rabu, 10 Desember 2014

Pertandingan Volly


Pukul menunjukkan jam 05.25 sore, tampak di lapangan kampus Politeknik Sekayu begitu ramai dengan sorak-sorak mahasiswa dan mahasiswi. Ternyata yang membuat keributan itu adalah pertandingan Volly dalam rangka memperingati Diesnatalis Politeknik Sekayu ke-7.

“TI...TI...TI......... ! “ teriak supporter dengan semangat sambil melompat-lompat.

“AK...AK...AK......... ! “teriak supporter dengan semangat sambil melompat-lompat karena tidak mau kalah dengan supporter TI.

Pertandingan pun begitu meriah, TI.3 Vs AK.1. Terlihat para supporter, Lena,Sari,Teteh,Epa,Dedek, Cicit dan lainnya begitu antusias untuk menyemangati jagoannya TI.3. Semakin lama pertandingan pun semakin panas. Supporter pun semakin semangat. Tetapi ada yang aneh dengan salah satu supporter tersebut. Disaat para supporter yang lain bersorak-sorak, terlihat Sari yang terdiam. Teman-temannya yang lain pun tidak memperdulikannya.

“Kenapa kamu gak ikut, opek ?” kata Lena dengan heran.

“Enggak ah !” sambil menggerakkan tangan nya.

Tak lama kemudian, Sari mulai masuk lapangan. Teman-temannya pun terdiam dengan wajah yang dikatakan sedih tidak,senang tidak,marah tidak, kesal tidak, kaget iya kalik :D.

“Cemungut eya, cemungut eya” sambil menggerakkan kedua tangannya sambil memukul-mukul diiringi berjalan ala banci.

“Hahahaha....! gelak tawa supporter yang lain.

“Opek bisa aja” Lena mengeluarkan kata mutiara nya (kayaknya bukan kata mutiara deh :/ ).

Setelah itu Sari kembali duduk terdiam.

Dalam selang waktu yang cukup lama, Sari masih saja terdiam. Sepertinya Ia memikirkan sesuatu yang begitu penting, mungkin Ia ada masalah yang cukup Privasi. Pertandingan pun tetap berjalan tanpa sorak dari supporter Sari.

Perlawanan sengit dari masing-masing tim bertubi-tubi di lontarkan ke tim lawan. Tetapi sepertinya tim TI.3 mulai kualahan. Bola pun terlontar begitu jauh karena tim TI.3 tidak dapat menahan perlawanan tersebut. Disaat menunggu bola kembali, para pemain tiap tim nampak begitu serius tanpa ada canda tawa.

Keadaan yang serius pun mulai pecah menjadi tawa, ternyata yang merubah keadaan tersebut adalah Sari.

“Ya sudah kalau gitu, aku turun tangan nih,” sambil menurunkan tangan nya ke tanah.

“Hahahaha, gak gitu juga opek” kata Cicit.

“Hahahaha, iya iya bener banget turun tangan itu” kata Epa sambil tertawa geli.

Setelah itu pertandingan berlanjut kembali dengan hikmat ( berdoa kalik :D ). Dan pada akhirnya pertandingan dimenangkan oleh TI.3.

TAMAT

@created by Sarilia

0 komentar:

Posting Komentar