Pada suatu hari
hiduplah keluarga miskin yang hidupnya begitu menderita. Keluarga itu memiliki
satu orang anak yang bernama Joko. Joko adalah lelaki yang mempunyai banyak
kelebihan, hanya saja tidak ada yang bisa melihat kelebihan itu. Tetapi dibalik
kelebihan yang banyak itu, Joko memiliki perawakan yang sangat menyedihkan.
Sehingga tidak ada satu pun yang menyukainya.
Hidup Joko
berjalan dengan sangat tragis, bagaimana tidak keluarganya sudah miskin,
ditambah dengan cacian teman-teman Joko mengenai muka nya. hari demi hari menjalani
hidupnya. Setiap hari Joko biasa berangkat ke sekolah dengan tenang. Tanpa rasa
takut dengan bulian teman-temannya.
Tetapi Joko tidak pernah ada niat untuk
membenci teman-temannya itu. Hingga suatu hari saat berlajan menuju sekolah ada
temannya ingin melemparnya dengan balon yang sudah berisi air. Joko pun tidak
tahu yang akan dilakukan temannya. Diam-diam temannya pun melemparkan balon
tersebut, dan wiissshhhh.... ternyata tali sepatu Joko terlepas, sontak Joko
langsung mengikatnya. Akhirnya balon tersebut tidak mengenainya dan langsung
melayang ke arah api yang cukup besar. Ternyata balon tersebut sangat berguna.
Itulah kelebihan Joko yang tidak pernah ada yang menyadarinya.
Di sekolah
belajar dengan tenang, Joko adalah murid yang tidak pintar dan tidak bodoh. Jam
istirahat pun telah tiba. Joko sudah terlihat di meja kantin sambil menyantap
mie yang sudah Ia beli. Iya,mie adalah menu paling murah di kantin tersebut. Lamunan
Joko pun tidak ketinggalan sambil menyantap mie tersebut.
Mie tersebut pun
lama sekali habis, bukan karena Ia makan lambat karena sambil melamun. Tetapi
karena Ia begitu sayang dengan mie tersebut takut habis. Tiba-tiba lamunan Joko
pun buyar karena ada wanita terjatuh sambil membawa bakso yang sudah Ia beli.
Sontak saja, Joko terkejut dan langsung menolong wanita tersebut. Ya karena
jatuhnya di depan meja dimana Joko sedang duduk.
Joko sangat
terkejut ketika melihat wanita yang Ia tolong itu. Wanita itu adalah Siti yang
selama ini Ia kagumi. Siti adalah kembang sekolah, yang mana banyak sekali
lelaki yang menyukainya. Siti begitu cantik, baik, pintar, dan banyak lagi
kelebihannya. Joko pun langsung membantu Siti dan memberinya sapu tangan.
Akhirnya Siti
langsung pergi menjauh dari Joko. Joko pun langsung meneruskan makan mie nya
sambil senyum-senyum. Sudah hampir satu jam mie yang Ia beli belum habis-habis.
Setelah melamun, Joko pun langsung teringat kalu jam pelajaran sudah dimulai
satu jam yang lewat. Joko pun langsung melahap semua mie tersebut tanpa
menggunakan sendok lagi. Ia langsung menenggak kan mangkok kemulutnya. Joko pun
langsung berlari ke kelasnya.
Setibanya Joko
di kelas, ternyata guru nya tidak masuk karena sedang rapat. Joko pun bisa
mengelah napas legah. Joko kembali keluar kelas. Ini adalah kelebihan lain Joko
yang Ia miliki. Lagi-lagi tidak ada yang menyadari hal tersebut.
Ternyata Joko
memuntahkan mie yang Ia makan tadi karena berlari kencang tadi. Joko pun
kelihatannya begitu sedih melihat mie yang keluar lagi. Ia menangis dengan
sekencang-kencangnya. Teman-temannya pun langsung berlari ke arahnya. Banyak
sekali yang meminta maaf dengan nya. teman-teman Joko mengira Joko mengalami
hal buruk. Ada yang bilang kalau tidak akan membulinya lagi. Akhirnya Joko
berbicara, ternyata Ia sedih karena mie yang Ia makan dimuntahkan nya. Sontak
saja teman-temannya langsung bubar. Dan ada yang menarik kembali ucapannya
untuk tidak membuli Joko lagi.
Keesokan harinya
Joko selalu bertemu dengan Siti. Sepertinya Siti ingin menyampaikan sesuatu
kepada Joko. Tetapi selalu gagal. Siti selalu tersenyum malu melihat Joko. Joko
pun selalu membalas senyum manis tersebut dengan senyum yang amazing. Setiap
hari bertemu dengan Siti, Siti selalu melakukan hal yang sama.
Hingga suatu
saat, Joko mengajak Siti bertemu. Siti pun menyetujui keinginan Siti tersebut.
Joko pun mengatakan untuk bertemu dibelakang mushola sekolah. Karena joko
berpikir disana adalah tempat yang pas karena tidak ada setannya jika berdua.
Nah, ini kelebihan Joko berikutnya. Dan ketiga kalinya tidak ada yang tahu
tentang hal tersebut.
Jam sekolah pun
telah usai. Inilah waktu yang sangat Joko tunggu. Joko pun langsung menuju
mushola sekolah. Ternyata Siti sudah menunggu disana. Joko pun langsung
berjalan mendekati Siti dengan penuh ketegangan.
Joko pun memulai
kalimat ungkapannya.
“Sebenarnya aku tau yang kamu rasakan
kepada ku, kamu selalu tersenyum malu setiap melihat ku. Dan selalu ingin
mengatakan sesuatu tetapi selalu gagal. Jadi bagaimana tentang hubungan kita
selanjutnya.”
Siti pun sangat
shok mendengar kata-kata itu. Sontak Siti langsung menjawab dengan lantangnya.
“Iya aku selalu ingin mengatakan terimah
kasih karena sudah membantuku di kantin kemarin. Dan aku tersenyum karena aku
melihat celanamu panjang sebelah.”
Joko pun lesu
mendengar jawaban itu. Dan Ia langsung berlari sekencang-kencang nya
meninggalkan Siti dengan air mata bercucuran.
Hari berikutnya
setelah kejadian itu, Joko tidak pernah lagi terlihat disekolah. Ia sudah
memutuskan untuk pindah sejauh-jauhnya. Satu tahun berlalu, Joko pun kembali ke
desanya. Ia pun kembali lagi ke sekolahnya dulu. Teman-temannya menganga semua
ketika Joko lewat. Ada yang sampai tersedak lalat karena sudah terlalu lama
menganga.
Teman-temannya
begitu kaget melihat perubahan Joko yang sangat drastis. Sekarang Joko sudah
menjadi idola di sekolahnya. Siti pun terpanah dengan wajah tampan Joko. Tapi
sayang, Joko sudah mempunyai pacar yang jauh lebih cantik dari Siti.
TAMAT
0 komentar:
Posting Komentar